Tampilkan postingan dengan label Masalah Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masalah Komputer. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Mei 2016

Hacker and Cracker

Ini nih bagi orang yang masih belum mengetahui tentang Cracker dan Hacker itu kaya gimana, yuks kita simak ulasan mengenai Hacker dan Cracker ini.

Hacker 
       
Sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer. Hacker juga bisa di kategorikan perkerjaan yang dilakukan untuk mencari kelemahan suatu system dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki kelemahan system yang di temukannya.

Berikut ciri ciri seorang Hacker:

1. Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji suatu situs dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna. Bahkan seorang hacker akan memberikan masukan dan saran yang bisa memperbaiki kebobolan system yang ia masuki.
2. Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
4. Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi.


Cracker 

adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang dimasuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.

ciri ciri seorang Cracker :

1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagai
contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai website atau channel dalam IRC yang tersembunyi,
hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
4. Mempunyai IP address yang tidak bisa dilacak.
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu
Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus klikBCA.com yang paling hangat dibicarakan beberapa waktu yang lalu.

Semoga bermanfaat guys
Morning Activity

Senin, 05 Oktober 2015

Perbedaan ROM dan RAM

Hallo viewers,

Komputer atau gadget biasanya memiliki suatu sistem penyimpanan data/data storage yang biasanya disebut dengan memori. Secara garis besar memori ini menyimpan semua data yang hilir-mudik di dalam proses komputer. Analoginya seperti lemari penyimpanan data pada komputer saat dipakai maupun saat tidak dipakai. Secara umum memori ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu memori primer dan memori sekunder.
Memori primer contohnya adalah Random Access Memory (RAM) atau Read Only Memory (ROM). Memori sekunder contohnya adalah hard disk driveflash drive, CD, DVD ROM dan lain sebagainya.
Lalu apa sebenarnya perbedaan RAM dan ROM pada komputer? Berikut ulasannya.

A. Read Only Memory (ROM)

ROM adalah memori yang dapat menyimpan data berupa program atau file secara permanen maupun semi permanen. Artinya semua data yang dimasukkan ke dalam ROM tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan atau aliran listrik diputus.Integrated Circuit (IC) pada ROM sudah di set oleh pabrik pembuatnya untuk tidak bisa diisi kembali, dihapus, ditambah ataupun dikurangi. Maka ROM ini pada umumnya digunakan untuk menyimpan program basic pada komputer atau disebut BIOS (Basic Input Output System).
rom vs ram
BIOS sendiri fungsinya untuk mengendalikan komputer saat pertama kali dinyalakan hingga semua perangkat keras (hardware) bekerja. Setelah itu program komputer akan dijalankan oleh sistem operasi atau kita kenal dengan singkatan OS (Operating System). Maka jika ROM pada komputer bermasalah artinya komputer tidak bisa dijalankan karena starting oleh BIOS tidak dapat dilakukan. ROM sendiri memiliki berbagai macam jenis yaitu sebagai berikut :

  • PROM (Programmable Read Only Memory)
    Data masih bisa di-input oleh user.
  • EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
    Data bisa dihapus oleh sinar ultraviolet.
  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory)
    Dapat diprogram dan dihapus dengan tegangan listrik yang diolah.
  • Flash Memory
    Digunakan untuk aplikasi hand held, telepon selular, mp3 player dan lain sebagainya.

B. Random Access Memory (RAM)

Sama seperti ROM, RAM pada dasarnya adalah memori primer yang permanen terletak di komputer. Namun perbedaannya adalah data yang disimpan pada RAM akan hilang apabila komputer dimatikan atau listrik pada komputer diputus. Maka RAM ini sifatnya adalah sementara dan memiliki kapasitas yang lebih kecil jika dibandingkan dengan ROM. Namun jika dibandingkan dengan memori sekunder seperti hard disk, RAM memiliki kecepatan baca program yang lebih cepat.
RAM hanya bisa digunakan oleh prosesor pada komputer. RAM ini terdiri dari kapasitor-kapasitor yang disusun sedemikian rupa sehingga bisa menyimpan memori sementara waktu. Anda bisa melihat sendiri kerja RAM pada saat menggunakan untuk melakukan copy atau paste suatu file pada komputer. Ketika di-copy, file dipindahkan ke RAM kemudian ketika di paste file dari RAM dihapus kembali. Maka dalam beberapa waktu komputer perlu di-refresh untuk menetralkan RAM. Pada beberapa sistem operasi, refresh tidak dilakukan karena system sudah melakukannya secara otomatis.

Sama halnya dengan ROM, RAM juga terdiri hadir dalam berbagai jenis, diantaranya adalah:
  • SRAM (Static Random Access Memory)
    Bersifat semi volatil (mudah hilang) dan digunakan untuk membantu komputer dalam kecepatan proses.
  • DRAM (Dynamic Random Access Memory)
    Bersifat volatile dan digunakan untuk membantu komputer dalam kecepatan proses. Biasanya masih memerlukan refresh.
  • NVRAM (Non Volatile Random Access Memory)
    Dibekali dengan baterai mini dan masih bisa menyimpan meskipun komputer tidak mendapat arus listrik.
  • FRAM (Ferro Electric Random Access Memory)
    Tidak memerlukan daya listrik karena menggunakan daya medan listrik.


Kamis, 20 Agustus 2015

10 Masalah yang paling sering terjadi pada komputer/laptop

Halo viewers, apa kabarnya? nah pada kesempatan kali ini, artikel saya ini bahwa masalah ini biasanya sering terjadi pada komputer/laptop, saya pun pernah mengalami masalah serupa pada laptop saya.

10 masalah yang akan dibahas ini, dijamin bagi anda yang sudah lama mengunakan sebuah komputer/laptop, ataupun bagi anda yang bekerja sebagai teknisi pastilah sudah tidak asing lagi dengan permasalahan permasalahan berikut ini.

Berikut 10 masalah yang sering terjadi pada komputer/laptop. Silahkan disimak.

1. Komputer reboot sendiri, bahkan mati

Masalah ini sering terjadi pada komputer/laptop kita yang disebabkan oleh masalah pada perangkat kerasnya (Hardware). Terutama processor yang overheat/kepanasan. Panas yang berlebihan ini biasanya disebabkan oleh kinerja kipas pendingin (coller) yang masih kurang maksimal, atau juga termal pasta pada processor sudah mengering.

2. Mengeluarkan bunyi beep

Bunyi beep ini biasanya terdengar ketika pertama kali menyalakan komputer. Bunyi beep ini biasanya terdengar apabila terjadi kesalahan pada salah satu hardware yang terpasang pada komputer. Karena banyak product BIOS dipasaran, maka kode beep yang terdengar pun sangat bervariasi dengan berbagai permasalahannya. Namun perlu diingat, tidak semua beep itu berarti terdapat masalah, karena ada beberapa BIOS yang memang mengeluarkan bunyi beep sekali pada awal saat booting. Dan itu menandakan komputer/laptop anda normal.

3. CPU menyala, tetapi monitor tidak menampilkan apapun

Nah, saya pun pernah mengalami masalah seperti ini. Masalah ini umumnya terjadi akibat RAM yang tidak terdeteksi sempurna. Karena fungsi sebuah adalah sebagai penyimpanan sementara (Menyimpan proses yang berjalan) jadi jika RAM tersebut masalah maka tidak ada perangkat yang bisa menyimpan proses yang sedang berjalan, sehingga tidak ada yang dapat/bisa ditampilkan pada monitor.

Selain RAM bisa juga karena kabel VGA yang terhubung ke monitor tidak tersambung dengan baik. Apabila anda menggunakan VGA Card, maka tidak perlu lagi menghubungkan kabel VGA melalui port VGA onboard yang ada di motherboard.

4. Komputer mati total

Pada kondisi mati total ini, biasanya berhubungan dengan arus listrik, apa komputer mendapat supply arus listrik atau tidak. sehingga apabila komputer tidak mendapat supply listrik, maka bisadipastikan komputer tidak akan pernah menyala. Anda bisa melakukan pengecekan mulai dari kabel power yang mengarah ke sumber listrik, power supply, atau bahkan kabel kabel front panel-nya. Apabila tidak ada masalah pada supply listrik, bisa dipastikan motherboard yang masalah.

5. Komputer sering HANG

Biasanya kondisi komputer yang HANG ini disebabkan oleh tingginya data yang diproses tanpa mengimbangi kemampuan processor dan memory RAM dalam mem-Buffer atau menampung sementara data yang diproses. Karena RAM memiliki kapasitas terbatas , maka semakin banyak aplikasi dijalankan maka kapasistas RAM tersebut akan semakin berkurang dan habis. Nah pada kondisi Habis ini, komputer akan mengalami HANG karena tidak kuat menjalankan perintah yang sedang dieksekusi.

6. Blue Screen

Biasanya komputer yang mengalami Blue Screen ini akan disusul restart dengan sendirinya. Biasanya keadaan ini disebabkan kesalahan pada perangkat kerasnya, software driver yang terinstal bahkan bisa juga disebabkan oleh virus.

untuk pembahasan lebih lanjut mengenai Blue Screen dan penyebab serta penanganan nya.

7. Browser home page, default search engine, dan default browser berubah sendiri

Penyebab dari masalah ini adalah ketika kita menginstal aplikasi secara sadar maupun tidak sadar. Yang sering terjadi yaitu, ketika kita sedang mengakses sebuah website yang banyak iklan berupa pop-up dan kita tidak sengaja mengkliknya, sehingga tanpa kita sadari kita telah menginstal sebuah program yang bisa mengubah tampilan homepage dan default search engine.

Selain dari pop-up dan website, hali ini juga bisa disebabkan saat kita sedang menginstaal aplikasi, kemudian aplikasi tersebut sebelum diinstal, anda diminta untuk mendownload/menginstal toolbar pada web browser kita.

8. Tidak bisa terhubung dengan jaringan

Pada kondisi ini, komputer kita sama sekali tidak bisa terhubung dengan komputer lain pada sebuah jaringan. Komputer yang tidak bisa konek ke jaringan disebabkan oleh karena :

  • Tidak adanya kartu jaringan atau NIC pada komputer tersebut. 
  • Konfigurasi setting IP address yang salah atau tidak sesuai.
  • Adanya kerusakan pada NIC atau media penghubung seperti kabel atau wireless. 
9. Komputer bisa menyala, tetapi tidak bisa masuk ke sistem operasi

Masalah ini bisa disebabkan oleh dua hal yaitu hardware dan software. Karena ini berhubungan dengan OS, hardware yang sangat riskan untuk masalah ini adalah HDD. karena di HDD inilah OS tersebut tersimpan, jadi apabila HDD tidak terpasang dengan baik, kita tidak akan pernah bisa menggunakan OS yang ada.

Selain dari Hardware, masalah ini juga bisa terjadi dari sistem yang bermasalah, seperti hilangnya File file penting dalam OS tersebut, Virus atau bahkan terformanya partisi dimana OS tersebut terinstal.

10. Tidak bisa online di internet

Ada beberapa masalah utama yang biasa terjadi pada hal ini yaitu :

  • Tidak adanya koneksi internet. 
  • Tidak terkoneksinya komputer kita ke jaringan komputer
  • Komputer kita diblok untuk mengakses internet
  • Konfigurasi dari browser setting yang kurang atau salah 
Semoga artikel ini dapat membantu dan mengenal masalah apa yang terjadi, pada komputer / laptop kita, sehingga kita bisa mengatasinya tanpa kepanikan. terima kasih viewers.

Sumber : http://www.pintarkomputer.com/2014/10/inilah-10-problem-yang-paling-sering-terjadi-pada-komputer.html